Kamis, Desember 17, 2009

When I talk about "My Monkey Man"


Sebagian besar dari kita pasti sudah menyaksikan the Movie yang berbicara tentang percintaan antara manusia dengan makhluk penghisap darah, Vampire. yup! "Twilight" yang sudah mampu membuat para gadis-gadis tergila-gila dalam aksi sang Edward Cullen. ditambah lagi dengan hadirnya The Next Movie yang tidak kalah serunya, "New Moon" yang telah mampu menarik hati jutaan penonton di berbagai belahan dunia. oke, tak perlu panjang lebar, based on the title, aku akan berbicara tentang kalimat "My Monkey Man", kalimat yang aku kutip dari film Twilight ketika keluarga Cullen bermain baseball. sebenarnya, apa sih arti dari kalimat itu? apa ada kaitannya dengan Monyet?? so pasti, ga banget...

Awalnya aku bingung dengan kalimat ini, karna ekspresi yang ditampakkan oleh Rosalie saat dia melontarkannya sangat berlawanan dengan persepsiku, ternyata, memang persepsi ku yang salah. dulu aku mengartikannya sebagai ejekan, My = kepunyaan, Monkey = Monyet dan Man = untuk pria yang cukup umur. aku kurang yakin dengan terjemahan amatir yang telah aku lakukan. aku beranikan diri buat mengirimkan pesan singkat kepada 2 orang Guruku yang berkediaman di Kampung Inggris, Pare. aku yakin, mereka pasti tau tepatnya. aku bertanya pada Mr.Amir, guru dari Pare, Kampung Inggris yang mengajar di Lembaga bernama Able and Final dan Mr.Willy yang mengajar di F^2(baca : F kuadrat- in indonesia- red). mereka memberikan jawaban yang sama, yang arti dari kalimat "My Monkey Man" ternyata ditujukan untuk Orang yang kita percaya. lho? kenapa bisa? aku ga tau pasti, itu kalimat yang digunakan oleh orang-orang di Negara Adi Daya sana. namun, there's different dengan ekpressinya Rosalie dalam Film Twilight, dia melontarkan kalimat itu ketika Emmet, her love, menangkap bola dengan cepat, dari ekpressinya kalimat itu bisa berarti "jagoanku". yup, 2 persepsi yang berbeda. but, pada dasarnya sama. bukan monyet jenis hewan, Right?

Namun, bagiku kalimat itu memang memiliki banyak arti, but, depand on our Condition. ketika aku bertemu seseorang, dalam waktu yang relatif singkat, banyak tentangku yang telah aku beritahu padanya, tentang keluargaku, masa kecilku, pengalamanku, all about me. dan hanya bermodal rasa percaya. entah berasal dari mana... aku pun bingung. secara sadar dan tidak sadar, aku berkata "My Monkey Man"..
Read More..

Selasa, November 24, 2009

Papa, Ayah, Bapak, Abah, Abi..


Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja....

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan..Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.mPapa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat.Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..




"Dari Sumber yang tak diketahui namanya.."
Read More..

Senin, November 23, 2009

Save Me!!


Andai bumi ini bisa berteriak, mungkin kata-kata itu yang pertama akan di ungkapkannya. sayangnya itu hanya fiktif belaka (ky sinetron dah.. haha). Bumi kita yang sudah beratus-ratus tahun dihuni oleh makhluk Tuhan yang paling mulia ini sudah mencapai batas kesabarannya. sudah banyak ekspresi-ekspresi yang ia keluarkan sebagai sebuah ungkapan kemarahan. dari gempa, gunung meletus, lumpur panas, bahkan tsunami sekalipun. entah kenapa, manusia tak menghiraukan hal itu. manusia semakin asyik dangan kesenangan dirinya sendiri yang secara tidak langsung merugikan dirinya sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitarnya.

Aku pernah membayangkan, ketika Bumi kita menangis, karna sakit hatinya yang luar biasa terhadap ulah manusia, dan Tuhan.... Sang Pemilik alam, tak tega melihat hal ini terus-terus terjadi. Tuhan tak tinggal diam. DIA mengirimkan berbagai teguran kecil untuk manusia agar manusia melindungi apa-apa yang telah dianugrahkan OlehNYA..

Tapi, apakah kita menghiraukan Teguran itu??

2 dari sepuluh manusia menjawab, "YA". namun, 8 lainnya tidak menjawab. bahkan mungkin mereka tidak mengindahkan pertanyaan itu. mereka asyik dengan dirinya sendiri. ya, mereka tidak menghiraukan hal lain disekitarnya. hal ini bisa kita lihat dalam keseharian kita, lihatlah sekeliling kita, orang-orang egois dengan bangganya menghisap sebatang rokok di antara kedua jarinya. dia tak mau tahu tentang tumbuhan yang mengharapkan oksigen untuk bernapas, dia tak peduli dengan lapisan ozon yang kian menipis, dia tak menghiraukan paru-paru manusia lain yang berpenyakit dibuatnya, dia tak ambil pusing tentang bumi yang kehilangan keasrian karenanya, dan dia tetap merasa dirinyalah yang paling benar.

Sungguh memprihatinkan nasib bumiku tercinta, dia telah rela di injak selama beratus bahkan beribu-ribu tahun lamanya, namun kenyataannya, manusia tak kenal arti terima kasih..

kawan, sadarlah, tunjukkan bahwa kita manusia yang pandai bersyukur, jangan hanya sebatas kata..

andai bumi bisa berbicara.....
Read More..

Sabtu, November 14, 2009

Cintailah seseorang sewajarnya...


Cinta, Cinta, Cinta. 

masalah yang ga pernah ada habis-habisnya. dari zaman Nabi Adam As turun kebumi, udah ada manusia yang mati karna cinta. hmm... se'seram' itu kah??? ga juga ah... cinta itu siksaan yang manis. apa lagi buat couple-couple yang lagi mabuk asmara... hueeeeh.... Indah nya dunia.. ada kamu, ada aku, dunia serasa milik berdua, yang lain ngontrak. hah. cape deeeh..

tapi bisa ga kita bedain antara cinta, sayang dan suka. banyak para lovers yang sedia ninggalin seseorang yang dia 'sayang' demi seseorang yang dia 'suka'. mungkin dia ngerasa seneng dapet yang baru, tapi dia ga sadar klo itu hanya sesaat. sifat dasar manusia yang ga bisa di pungkiri, "suka dengan kesenangan sesaat".  hmmm..

padahal, rasa suka, sayang, dan cinta itu sangat-sangat berbeda. namuuun... mereka dekat dengan kata benci. suka, sekedar rasa senang akan seseorang, mungkin karna dia cantik, dia pinter, dia gaul, dia banyak duit, dia pemain basket, apalaaah segala macam alasan buat suka. tapiii sebatas itu aja. klo sayang, rasa keinginan kita untuk melindungi, mengerti, dan rasa ini relatif, bisa terhadap sama siapa saja. sama teman, sama hp, sama duit, sama yaaaah semua lah.. heheehe aku yakin kalian pasti ngerti kan?? dan rasa rasa yang terkhir, rasa cinta. ini biasanya indentik dengan 2 pasangan. tapi cinta jg bisa sama keluarga, sama sama pasangan hidup, dan banyak dari kita yang sadar, klo cinta yang paling hakiki itu cinta dari Yang Maha Kuasa. Dialah sang pemilik cinta. ga ada cinta yang lebih abadi selain Cinta dariNYA...

tapi memang, ga bisa dipungkiri, ketika kita jatuh cinta terhadap seseorang, semua hal yang disekitar kita jadi Indah. seperti kata Baron's Soulmate yang bilang "jatuh cinta itu indah... jangan kau takut jatuh cinta.." ya, aku setuju dengan kata-kata yang dilantunkan oleh vocalis tersebut, tapiii gimana klo seseorang itu jatuh dari cinta?? apakah hal yang bernama cinta itu masih terasa indah??

menurut korban-korban cinta, rasa yang mereka bilang Indah, berubah 180 derajat menjadi, SAKIT. yaaaa... mana ada jatuh yg ga sakit?? apa lagi ketiban tangga.. (hwhahahaa). tapi hal itu biasa. seseorang yang dah siap jatuh cinta, berarti dia juga udah siap untuk sakit hati. so, biar ga terlalu kebawa perasaan, jangan terlalu mengagungkan cinta. 

buat para lovers.. boleh jatuh cinta klo kamu siap. tapiii inget kata Rasul kita (buat para muslim), jangan melebih-lebihkan sesuatu. 

cintai seseorang sewajarnya... 

Read More..

Rabu, November 11, 2009

Fahami Hidupmu...


Dah lama banget ya aku ga Update blogku tercinta ini... ga sadar, entah dari kapan “pagerank”nya jadi berubah jd angka 3, giraaangnya subhanallah. Mungkin ini salah satu hadiah dari Tuhan untukku.. alhamdulillah, aku benar-benar seneng!!! Blogku sayang...blogku senang...

Sekarang, aku mau bagi-bagi sedikit pendapatku tentang hidup.. tentang cinta, perasaan dan kenyamanan hidup..

Yogyakarta, inilah kota yang bisa bikin aku jatuh cinta setelah kotaku sendiri, kerinci. Pertama kali aku kesini, dalam hatiku Cuma ada ragu, bingung, karna hati, pikiran dan tubuhku terpisah.. (hiiii serem amat yak). Dalam pikiranku ada ragu, ragu apakah aku bisa menjalani kehidupan yang nyaman disini. Kemudian bingung, bagaimana aku harus memulainya dengan baik?. Semua sedikit terjawab saat ini...

Pertanyaan dari hatiku yang pertama yaitu :

Apakah aku bisa menjalani kehidupan dengan nyaman disini??

Jawabannya, pasti bisa. Mau ga mau, harus bisa. Dan nyatanya pun, aku bisa. Aku berusaha merubah cara pikirku terhadap sesuatu. Awalnya aku ngeri dengan kota ini, karna dahulu, sebelum aku tiba d kota ini, ada yang bilang “90 sekian % gadis d Jogja ga perawan lagi”. astagfirullahal’aziim. Aku ga tau, itu benar apa ga. aku mencari cara agar aku tidak termasuk dalam 90 sekian % perempuan-perempuan itu. Dan aku menemukannya. Cara paling ampuh : Aku harus cari pelindung, aku harus punya perisai (istilah pelindung bagi para peri-peri dalam cerita Artemis Fowl, hahaha) agar aku ga terjerumus ke hal-hal yang negatif. Pelindungku ada 4, yaitu : Tuhanku, Keluargaku, teman-temanku dan terakhir, diriku sendiri. Tuhanku, hanya DIA yang tau apa yang aku perbuat, DIA sang Maha Tahu, DIA lah sebaik-baiknya pelindung dan DIA lah sebaik-baiknya penjaga. Kemudian, keluarga. Orangtua dan saudara2 yang sangat aku sayang, mereka yang telah menyelamatkan hidupku selama ini, mereka yang menegurku, mereka yang membariku semangat, dan ku tau, merekalah yang membantuku mengubah hidupku ke arah yang lebih baik. Kemudian teman-teman. Aku ga akan bisa tersenyum tanpa adanya mereka, mereka yang dah membantuku untuk beradaptasi dengan lingkunganku. They are important part of my life.. yang terakhir dari diriku sendiri, semua akan percuma kalau aku ga bisa menjaga diri sendiri...

Pertanyaan dari hatiku yang kedua yaitu :

bagaimana aku harus memulainya dengan baik?

Jawabannya permulaan Cuma 1, IKHLAS. Ikhlas dengan apa yang dah digariskan oleh yang Kuasa, itulah cara terbaik untuk mengawali hari-hari baruku disini. Ketika kita ikhlas dalam menjalani suatu hal, percayalah kawan, hal yang pahit sekalipun akan menjadi hal yang terindah buat kita. Aku telah mengalaminya. I swear its true.. setelah menata hatiku untuk ikhlas, cara yang baik untuk membuat hidupku nyaman yaitu menjaga hubungan baik dengan Allah, dan menjaga hubungan baik dengan Umatnya. Habluminallah, wa habluminannas. Konsep ini diturunkan dari bosku tersayang, papa Arzan Lufni yang Terhormat. Didukung oleh nasihat yang sama dari tokoh yang aku teladani setelah Rasulku, mama Rotmawati yang Terhormat. Beliau bilang, kalau konsep hidup ini telah tertanam dihati lusi, lusi pasti ngerasain hidup yang nyaman. Yup!! I have try it. ^^

Finally, setelah 3 bulan aku disini, aku mulai bisa memahami segala hal yang ada dihidupku... dan vonis orang-orang terhadap kota ini, ku katakan, tidak sepenuhnya benar. Masih banyak hal positif dari pada hal negative nya kok.. Depand on the people. Sebelum berfikiran negative terhadap sesuatu, cobalah lihat segalanya lebih dekat.. jangan seperti diriku dulu, ketakutan ga karuan... hehehehehe

So, How 'bout ur life dude??

Keep spirit, dimana kaki berpijak, disitu langit di junjung. Meskipun lingkungan berpengaruh dalam hidup kita, namun Semua akan kembali pada dari diri kita masing-masing. Let’s face it! Never give up! Good Luck! merdeka!! (hahaha ga nyambung,)

God Bless You, ^^
Read More..

Sabtu, Oktober 10, 2009

Solidaritas itu masih ada....


Berita tentang Gempa yang terjadi di Sumatra sempat menjadi perbincangan hangat diantara kita. Berbagai stasiun TV, Media cetak, bahkan Situs-situs dan blog-blog di Internet sibuk menginformasikan kejadian-kejadian itu. seperti berita tentang Hotel Ambacang yang langsung naik daun dan ambruk seketika, Innalillahiwainnailaihirajiu'n...

Semua itu hanya ujian kecil yang di berikan oleh Allah SWT, ibaratnya Yang Kuasa sedang "nge-jitak" kita karna perbuatan kita sendiri yang sudah banyak melampaui batas. "gimana rasanya?? Sakit kan??" tidak hanya orang Sumatra yang merasa sakit karna "jitakan" itu, tapi semua... semua orang yang masih punya hati (yang ga punya hati kan ga bisa idup, hahay). hal itu bisa kita buktikan melalui keadaan lingkungan disekitar kita.. coba kita lihat, kotak sumbangan yang berlabel "PEDULI GEMPA SUMATRA" ada dimana-mana, berbagai kalangan turun tangan mengumpulkan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang kehilangan banyak harta, bahkan banyak saudara...

Di Kerinci, Perkumpulan Remaja Islam, Pelajar dan para Mahasiswa dari berbagai sekolah tinggi turun ke masyarakat selama lebih dari 7 hari berturut-turut, mereka dengan sukarela mendatangi rumah ke rumah, berdiri di pinggir jalan dengan matahari yang mengiringi, demi untuk mendapatkan sesuatu yang pada nantinya bisa di gunakan oleh mereka yang sedang membutuhkan..

Di Yogyakarta, Ratusan mahasiswa dari berbagai Universitas turut menggalang aksi positifnya untuk melakukan hal yang sama. di sebuah pasar pagi yang biasa disebut SunMor (Sunday Morning -red) aku melihat berbagai cara yang dilakukan oleh mereka demi menggugah hati pengunjung untuk menyumbangkan beberapa rupiah untuk korban gempa sumatra. Seperti yang dilakukan mahasiswa kesenian, entah dari Universitas mana, mereka menunjukkan aksinya berupa penampilan seni dalam berbagai bentuk. begitu juga mahasiswa lain, banyak yang hanya bermodalkan gitar dan suara yang pas-pasan, namun terdengar merdu ditelinga orang yang memberi sumbangan. di setiap lampu merah, berbagai warna almamater berdiri menantang panas dengan kotak sama dan dengan tujuan yang sama pula.. semua itu mereka lakukan dengan sukarela.. Subhanallah... solidaritas itu masih ada....

dan bagaimana dengan diri kita sendiri?? sudah adakah pecahan rupiah yang keluar dari dompet kita untuk mengurangi beban mereka??
Read More..

Minggu, Agustus 23, 2009

Prinsip Pemecahan Masalah


Dalam perjalanan menuju ke jambi, aku mampir ke sebuah toko buku di WTC Batanghari di Kota Jambi. sembari menunggu dberangkat Bus menuju kota kecilku tercinta, Kerinci. setelah puas melihat-lihat buku yang berlebel "Komputer", aku berjalan mengitari rak buku yang berlebel "Pengembangan Diri". aku melihat sebuah buku yang bertulis "BE ALL YOU CAN BE" (Jadilah semua yang bisa anda capai - red) yang ditulis oleh John C,Maxwell. aku berpikir untuk membelinya, karna sekarang aku berada dalam kondisi "Unwell".

Setelah membuka-buka sedikit lembaran yang ada, aku memutuskan untuk membelinya. tadinya aku pikir ini hanya untuk mengisi waktu kosongku saja. setelah aku membaca Sub-sub judul yang tertera didaftar isi buku tersebut, aku tertarik dengan sebuah tulisan "Prinsip Pemecahan Masalah" yang ada di halaman 192 buku itu.

Aku membaca dengan seksama. Setelah aku membacanya, aku pun tersenyum. John C.Maxwell mengatakan bahwa jangan sekali-kali mempercayai bahwa masalah tidak bisa dipecahkan! hal ini yang akan membuat kita membiarkan masalah itu bermain dalam hidup kita. setiap masalah pasti dapat dipecahkan. kalaupun ada masalah yang tidak bisa dipecahkan, bicaralah pada untuk diri kita sendiri : "Saya tidak tahu bagaimana memecahkan setiap masalah, itu tidak berarti setiap masalah tidak bisa dipecahkan; ini hanya berarti bahwa saya belum menemukan orang yang tepat untuk menolong saya; saya belum berusaha cukup keras untuk mengatasinya; saya belum bekerja cukup lama; saya belum memikirkannya sampai tuntas; saya perlu mendatangkan sumber daya lainnya; setiap masalah bisa dipecahkan".

dengan itu kita bisa termotivasi untuk kembali berusaha memecahkan masalah tersebut. ada beberapa yang perlu kita lakukan :

1.Definisikan masalah anda dengan jelas di atas kertas. tulis masalah yang kita hadapi di atas sebuah kerta, kemudian kita akan memisahkan gejala dari masalah yang sesungguhnya. begitu kita membayangkan seluruh persoalan, pikiran kita akan bisa memulai melihat pemecahannya.

2. Ambillah rencana untuk memecah-mecah masalah kita. kita dapat memecahkan masalah menjadi  5 sampai 6 bidang. tanyakan pada diri sendiri, bidang mana yang paling dapat kita selesaikan dengan cepat. uruslah bidang itu. kemudian masalah kira berkurang menjadi 4 bidang. ambillah bidang berikutnya. maju terus sampai masalah itu lenyap.

3. Daftarlah semua jalur tindakan yang mungkin bisa anda pikirkan. tuliskan 5 sampai 6 pemecahan yang mungkin bisa kita gunakan. banyak dari kita yang hanya memikirkan satu cara pemecahan masalah, sehingga ketika cara itu gagal, mereka menyimpulkan masalah tidak bisa di pecahkan. mulailah menyerang masalah dari segi yang berbeda-beda, paling tidak satu diantaranya dapat menjadi jalan pemecahan dari masalah itu.

4. daftarlah semua orang dan sumber gagasan yang mungkin membantu anda memecahkan masalah. tidak ada manusia yang dapa hidup sendiri, untuk itu Tuhan menganjurkan kita untuk saling mengenal dan membantu satusama lain.

5. bayangkan semua jalur yang berbeda ini. pikirkan benar-benar proses dari pemecahan masalah yang kita pilih. kita bisa menyingkirkan beberapa pilihan yang sudah jelas tidak mungkin berhasil.

6. Pilihlah jalur tindakan yang terbaik dan majulah terus. lihatlah pada masalah, pilihlah jalur tindakan yang paling baik, dan kejarlah itu.

7. Jangan sekali-sekali membiarkan masalah mencegah anda mengambil keputusan yang tepat. begitu kita tergoda untuk hidup dengan masalah, karna apabila masalah di pecahkan ada seseorang yang sakit hati. jangan membuang pemecahan yang benar dan mengambil jalan yang mudah.

8. Apa yang kita lihat dan apa yang kita cari menentukan sukses atau gagalnya kita. sukses dalam pemecahan masalah paling banyak berhubungan dengan orangnya, daripada dengan masalahnya.

lakukan yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik.. 

Read More..

Labels

Exchange Link


Copy and Paste this code into your page, and leave message in my Chatbox

Followers

 

Life's Story... Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez