Tepat setahun yang lalu, aku menyelesaikan program bermain sambil belajar di Kampung Inggris, Pare - Kediri. ga sedikit yang aku peroleh dari sana, dan manfaat itu, masih ku rasa sampai ini. meskipun aku tergolong sebagai pemula, tp ilmu yang ku dapat sangat membantuku, atau pun orang-orang disekitarku dalam masalah "English". 10 juni lalu, temanku, (baca : teman hidupku), berangkat untuk pertama kalinya. dengan tujuan yang sama, belajar.
1 bulan lebih 7 hari, dia menimba ilmu, persis ku lakukan dulu, belajar, belajar, dan belajar. dengan suasana yang masih tetap santai. dan hari ini, aku kembali menginjakkan kaki di Desa ini. Desa tulung rejo, tempat dimana orang-orang berkumpul untuk memperdalam skill english mereka. memori saat itu masih melekat di banakku, saat dimana aku, dan lela temanku, mengayuh sepeda menjelajahi sepanjang jalan di desa ini. semua sudah berbeda, termasuk tujuanku kali ini. hari ini aku kesini bukan untuk belajar, melainkan melepas rinduku pada matahariku, dan segala hal yang mengingatkan aku akan perjuanganku, setahun yang lalu...
banyak yang telah berubah, secara keseluruhan, Kampung Inggris ini bertambah ramai. dari pengunjung yang bertambah banyak, tempat kursus yang semakin bertambah, bangunan camp dan kos yang banyak diperbaharui, warung makan, tempat nongkrong dan discuss yang tambah keren, warnet yang bertambah banyak, bahkan hotspot-pun sudah hadir di kampung ini. sungguh berbeda dengan tahun lalu, warnet hanya ada beberapa saja, dan ada satu perbedaan yang mencolok di mataku, dulu, sangat sedikit dari mereka yang menggunakan motor, sepeda tetap masih jadi prioritas. namun, saat ini, motor sudah bertambah ramai, dan polusi udarapun sudah merajalela. tak lagi ku rasa kan "ketenangan" yang ku dapat setahun yang lalu.
namun, perubahan tak mungkin untuk di tolak.
keramain kampung inggris ini agak sedikit berpengaruh pada 'pembelajaran'nya. dari mereka yang belajar saat liburan, tak sedikit dari mereka yang mengeluh, entah karna lingkungan yang mulai tercemar, kebersihan yang tak begitu d perhatikan, bahkan suasana kelas yang tak begitu kondusif. setahun yang lalu, kami di kelas hanya berisi 15-20 orang, sekarang, sekelas bisa berubah menjadi 40 orang! 2 kali lipat dari tahun lalu. tapi semua itu tergantung pada diri masing-masing. kampung inggris hanya sarana untuk belajar. selama kita mau, selalu ada jalan.
improve your english, dude!!
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
.jpg)


6 comments:
salam kenal
mampir ke blog ku yach
kampung inggris tempet gw makan nasi pecel pincuk...rindu pare
kampung inggris di pare... keren!
ayo datang lagi ke Sini(Pare).
Nice post ..
boleh tukeran link g?
ini link saya http://blog.umy.ac.id/ghea
kalo boleh di kabarin yah.. makasih..
boleh boleh... sorry, br buka blog :)
Poskan Komentar