Selasa, Oktober 18, 2016

Perjuangan mendapatkan NIP


Assalamualaikum...

Waww!! rasanya sudah lama banget ya aku ga ngeblog. Jiwa bloggerku yang dulu ku rajin ku asah, kita pudar dimakan waktu (halah... apa sih?). hiihi...

Well Well Well, oke, aku akan mencoba memunculkan kembali "jiwa yang telah hilang" itu. syukur-syukur masih bisa balik ky dulu. klo pun ga, yaaaa... sedikit-sedikit lah, belajar lagi ga apa2 yaa ^^.

Di kehidupanku yang sekarang, (ciyeeh.. bahasa lu si! :P ). aku bukan lagi seorang mahasiswi, bukan lagi seorang gadis (dalam arti kata yang sesungguhnya. karna aku sudah menikah hihi). sekarang aku menulis sebagai Lusi Kestina yang berstatus seorang ibu anak 2. ya, anakku 2 orang sekarang. si sulung laki-laki, adiknya perempuan. jarak umur diantara keduanya adalah 21 bulan. deket banget ya? hehe sengaja. aku ikut program KB (Keluarga Besar), dengan semboyan "2 ANAK LEBIH,... BAIK!" ^^. maap maap ya pak presiden, saya kurang sependapat dengan program KB dari pemerintah. karna saya pengen keluarga saya ramai, mudah2an Allah ijabah. aamiin...

Dari tahun 2012 aku menikah hingga 2016 ini, kehidupanku sangat-sangat berubah. cita-cita yang dulu ingin menjadi seorang pendidik, kini sudah musnah. aku di takdirkan untuk menjadi abdi negara. bahasa kerennya, Pe eN eS. aku yakin, mendengar 3 huruf itu, kebanyakan orang langsung berfikir 1 hal.  pasti nyogok.  ya kaaan?? hihi. untuk hal ini,  aku sangat tidak setuju. tidak semua PNS itu lulus dengan DUIT. contohnya aku (maap maap ga bermaksud sombong yah, ingin meluruskan mindset kebanyakan orang), mungkin Allah sudah berkehendak, dengan do'a kedua orang tua dan mertuaku, serta keridhaan suamiku, saat aku mencoba mendaftar sebagai peserta CPNS 2014, sistem test CPNS berubah. dari sebelumnya tes tertulis, kini menjadi tes berbasis komputer, klo kata orang barat, CAT (Computer Assisted Test), jadi tu sistemnya online, per sekian detik kita selesai test, hasilnya langsung muncul dan langsung tersubmit ke BKN pusat. persiapan tes tentu belajar ya.. dari buku2, modul dari internet, sampai aku ikut serta tryout- tryout yang ada di situs CPNS ONLINE ini. selain itu, aku punya guru pribadi untuk persiapan test. gurunya ganteng... suamiku sih. hehehee... beliau spesialis sejarah. jadi beliaulah yang banyak membekaliku tentang sejarah Indonesia, kalau-kalau ditanya nanti saat tes. hehe

Alhamdulillah, usaha tidak akan mengkhianati hasil. nilai TKD (test kompetensi dasar)ku peringkat teratas untuk sesi test kami. dan setelah di urutkan berdasarkan formasi, aku peringkat ketiga. yang diterima 7 orang. alhamdulillah, cahaya kelulusan membayang sedikit. selang 1 bulan kemudian, tiba-tiba panitia mengadakan test kedua. ya rabb... aku pasrah. test kedua adalah test TKB (test Kompentensi Bidang). kebanyang donk, aku yang sudah hampir 2 tahun absen di dunia per-komputer-an, mesti buka-buka lagi modul yang sudah lama aq say good bye. apalagi bidang komputer, mesti update. tapi, ya ga masalah, aku siap bertarung meski aku belajar seperti mahasiswa dulu. ^^

Meski semua keluargaku cemas, takut posisiku "dibeli" orang, tapi aku terus meyakinkan. test CPNS kali ini berbeda. teman mengaku sudah men-stor-kan uang sebagai pelicin agar ia lulus pun, sudah tumbang di TKD. zaman ini bukan zaman pelicin-pelicin. serahkan pada Allah. kita sudah berusaha sesuai prosedur dan berdo'a, hasilnya biar Allah yang menentukan.

Well, akhirnya, seakan tidak percaya, dihari pengumuman final, namaku terpampang di urutan kelima. kelima?? turun donk ya? iyyaaa.... ga apa laah, kan diterima 7. hihi... dan mulai saat itu, status pekerjaanku bertambah, sebagai ibu rumah tangga dan abdi negara. bahagia?? hmm... aku bersyukur dan aku bersedih. aku bersyukur karna Allah menolongku. namun aku bersedih, membayangkan putra sulungku, yang selama ini 24 jam dalam asuhanku, kini kami harus berpisah 8 jam setiap hari senin hingga jum'at. hatiku rasanya pedih, membayangkan dia menangis memanggilku... yang biasanya selalu ada aku, kini... ah sudahlah...ya Allah... kuatkan kami.

ehm, sudah dulu ya. mewek ni, malu dilihat orang, tiba-tiba nangis depan komputer.

0 comments:

Poskan Komentar

Exchange Link


Copy and Paste this code into your page, and leave message in my Chatbox
 

Lusi's Story... Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez